“Ketika mendapatkan musibah, terkadang orang kecil lebih banyak mendatangkan manfaat daripada orang berpangkat.” Hamid bin
Ketika kehilangan pekerjaanku, aku teringat sebuah desa kecil di wilayah Karatsa. Ketika dulu berkeliling dalam pekerjaan dinas, aku pernah singgah di sana. Aku pun menginap di sebuah rumah di wilayah itu. Pada pagi hari, aku dapati kamar mandinya sempit dan kurang bersih. Aku pun keluar dari dalam rumah menuju sebuah gundukan tanah di tengah padang pasir. Aku duduk dan buang air di sana. Kepada Al-Khayyath, lelaki yang shalih, Amirul Mukminin mengatakan, “Setiap kali kamu melihat kemungkaran kecil maupun besar, meskipun dilakukan oleh pihak kepolisian, maka beritahukanlah aku jika memang ada waktu bagimu untuk menemuiku. Jika tidak, maka berilah tanda antara aku denganmu dengan mengumandangkan adzan. Kumandangkanlah adzan kapan pun kamu mau, bahkan saat tengah malam seperti ini.” Siapakah orang yang telah membuat Nabi mendapatkan kecaman dari langit dan telah membuat Beliau gelisah?! Siapakah orang yang telah membuat Jibril al Amin turun dari langit untuk menyampaikan kepada hati Nabi Saw tentang sebuah wahyu yang berkenan dengan dirinya?! Dialah Abdullah bin Ummi Maktum yang menjadi muadzin (orang yang mengumandangkan adzan) Rasulullah Saw. Inilah yang dikehendaki oleh Allah Ta’ala supaya tetap sepanjang masa dan kekal untuk selama-lamanya. Maka dari itu jagalah kitab Al-Qur’an agar tidak dikotori oleh tangan-tangan yang hendak mengotori kesuciannya, hendak mengubah kemurniannya, hendak mengganti isi yang sebenarnya atau pun hendak menyusupkan sesuatu dari luar atau mengurangi kelengkapannya.
Kencing Di Kuburan
<strong>Lenyapnya Kedzhaliman Karena Adzan Berkumandang</strong>
Kisah Dibalik Turunnya Surat Abasa, Allah Menegur Rasulullah SAW.
<strong>KEISTIMEWAAN ALQURAN</strong>
Bismillahirrahmanirrahim. Ibadah qurban adalah salah satu bentuk ketaatan kepada Allah Ta’ala sekaligus wujud rasa [Selengkapnya...]





